Menulis mungkin merupakan hal yang mudah untuk mereka yang sudah terbiasa, akan tetapi menulis akan menjadi hal yang sulit bagi kita yang sedang belajar tanpa mengetahui bagaimana caranya menulis yang baik. Disini saya akan sedikit bercerita tentang bagaimana saya menulis, cerita ini bukan berarti sebuah tips dan trik yang jitu untuk menulis yang baik karena saya sendiri pun sedang belajar bagaimana caranya menulis.
Menulis memang bukan merupakan hobi saya, dan jujur membaca juga bukan menjadi hobi saya. Saya menulis karena ingin berbagi pengalaman yang saya alami. Menurut pribadi saya, menulis memang sulit terutama bagi kita yang tidak hobi baca. Semakin banyak kita membaca maka akan semakin banyak pula pemahaman kita tentang masalah yang ingin kita sampaikan. Jadi bagi teman-teman yang ingin menulis, maka "belajarlah mencintai buku", karena saat kita jatuh cinta, maka kita akan selalu ingin bersamanya dan ingin selalu memahaminya. Jadi, hal yang paling pertama harus kita lakukan adalah "mencintai buku melebihi mencintai pacar".
Setelah kita dapat mencintai buku maka luangkanlah waktu untuk menulis apapun ide yang kita fikirkan. Jangan takut karena tulisan kita jelek, karena jika tulisan kita jelek kita bisa mengetiknya dengan laptop. Jadi tak ada alasan lagi untuk tidak menulis ide yang melintas ke dalam fantasi fikiran kita. Setelah kita selesai menulis, maka bacalah tulisan yang kita tulis tadi dan kita akan mengetahui seperti apa dan sejauh mana fikiran kita berfantasi dalam kata-kata.
Saat kita melakukan dan terus melakukan hal yang saya jelaskan diatas maka dengan sendirinya kita akan terbiasa menulis. Karena pepatah orang ingin pintar (penulis) mengatakan, " jika kita tak terbiasa dengan sesuatu, maka biasakanlah". Mungkin kalimat tersebut terkesan memaksa, akan tetapi tanpa keterpaksaan itu kita akan cenderung enggan memulai apa yang kita inginkan, karena "kita melakukan sesuatu itu bukan karena kita tau, akan tetapi karena kita mau".
Semoga sedikit curhatan ini bisa bermanfaat untuk kita semua dan mari paksakan diri kita untuk menulis, karena keterpaksaan itu akan hilang jika menulis itu menjadi bagian dari kita.

No comments: